Menu

Tempat wisata di Kota Batu mulai dibuka

Kota Batu (ANTARA) – Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur, mulai membuka dan mengizinkan operasional tempat wisata setelah di wilayah tersebut dinyatakan masuk dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Selasa, mengatakan bahwa Kota Batu dinyatakan sudah berada pada level 2 PPKM sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021.

“Sejak kemarin, Kota Batu sudah masuk level 2 PPKM berdasar Instruksi Mendagri, sehingga tempat wisata sudah mulai boleh dibuka,” kata Dewanti saat mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke wilayah tersebut.

Dewanti menjelaskan pembukaan tempat wisata di Kota Batu pada masa PPKM level 2 tersebut juga akan memperbolehkan anak usia di bawah 12 tahun untuk mengunjungi tempat-tempat wisata.

Anak berusia di bawah 12 tahun diperbolehkan memasuki tempat wisata dengan pendampingan dari orang tua yang telah mendapatkan dosis vaksin secara lengkap. Selain itu, menggunakan aplikasi PeduliLIndungi dengan status hijau.

Sebelumnya, pada saat menerapkan PPKM level 3, Kota Batu juga telah melakukan uji coba pembukaan sejumlah tempat wisata. Namun, pada masa uji coba tersebut, anak berusia di bawah 12 tahun masih belum diizinkan untuk masuk ke kawasan wisata.

“Tempat wisata mulai diperbolehkan buka dengan membawa anak-anak. Kalau kemarin masih ditutup semua,” ujarnya.

Ia menambahkan Pemerintah Kota Batu sedang berupaya melakukan pemulihan ekonomi yang terdampak pademi COVID-19. Pemerintah Kota Batu telah menyiapkan sejumlah langkah untuk upaya pemulihan ekonomi.

Beberapa upaya yang disiapkan tersebut antara lain adalah pengembangan sektor industri pengolahan yang memiliki kontribusi tinggi dalam pertumbuhan ekonomi dan memiliki orientasi ekspor seperti peningkatan produksi komoditas buah-buahan.

Kemudian, sektor pariwisata juga akan terus digenjot, mengingat sektor tersebut memiliki dampak yang cukup besar terhadap perekonomian Kota Batu.

Oleh karena itu, pembukaan tempat wisata diharapkan bisa memulihkan perekonomian Kota Batu.

Selain itu, sektor pertanian dan perkebunan di Kota Batu juga dipacu agar meningkat. Selama masa pandemi penyakit akibat penyebaran virus corona, sektor pertanian mampu bertahan dan tetap tumbuh positif sebesar 1,03-1,71 persen.

“Sektor pertanian tumbuh positif di tengah pandemi, sehingga kami bisa bertahan. Saat ini kami berupaya untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi, setelah gejolak pandemi yang luar biasa,” ujarnya.

Saat ini, di wilayah Kota Batu telah menerapkan PPKM level 2. fasilitas umum, seperti area publik, taman umum, tempat wisata, dan area publik lainnya diperbolehkan buka dengan kapasitas maksimal 25 persen dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.



Sumber Berita : saptanawa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*