Menu

RSUD BDH Surabaya Perluas Area Rawat Inap Pasien Covid-19

“Di sana itu untuk ruang obat semuanya, dan ini untuk rehap medik. Tolong kamar mandinya nanti juga dibenerin,” kata Wali Kota Risma.

SURABAYA, HARIANBANGSA.net – Pemkot Surabaya terus melakukan berbagai inovasi untuk menangani Covid-19 di Kota Pahlawan. Salah satunya dengan memperluas area rawat inap pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya. Bahkan, Wali Kota Risma meninjau langsung perluasan dan penambahan ruangan di BDH tersebut.

Pada kesempatan itu, Risma didampingi Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) Robben Rico, dan Kepala Bidang Bangunan dan Gedung DPRKPCKTR Surabaya Iman Krestian, serta beberapa kepala dinas lainnya.

Saat itu, Wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini juga memberikan arahan terkait perluasan area rawat inap dan pengembangan BDH ke depannya.

“Di sana itu untuk ruang obat semuanya, dan ini untuk rehap medik. Tolong kamar mandinya nanti juga dibenerin,” kata Wali Kota Risma memberikan arahan kepada Robben Rico dan Iman Krestian.

Risma juga meninjau gudang yang ada di sisi belakang. Ia juga terlihat memberikan beberapa arahan hingga meminta dibuatkan parkir terpadu. Menurutnya, ia sengaja melihat BDH karena memang ada beberapa tempat yang masih bisa dimaksimalkan untuk fungsi-fungsi yang lain, sehingga kapasitasnya bisa bertambah.

“Sudah hampir selesai sebenarnya, tadi saya juga buatkan desain bagaimana penempatan untuk menangani pasien kanker. Kita kan juga mempersiapkan diri untuk merawat pasien kanker,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bangunan dan Gedung DPRKPCKTR Surabaya Iman Krestian menjelaskan bahwa saat ini BDH sedang ada proyek perluasan gudang obat dan penyimpanan alat pelindung diri (APD), termasuk pula perluasan area untuk rawat inap pasien Covid-19.

“Jadi, nambah ruangan untuk mengalihfungsikan ruangan eksisting agar bisa digunakan untuk penambahan rawat inap. Nanti penambahannya cukup 10 bed,” kata Iman.

Selain itu, Iman juga menjelaskan bahwa Risma juga memberikan arahan tentang rencana pengembangan BDH ke depannya. Termasuk soal pemisahan antara zona operasional manajemen dengan operasional rumah sakit. “Jadi nanti akan dipisahkan itu. Nanti akan ada gedung parkir terpadu juga di sini,” tegasnya. (ian/ns)

 

Sumber Berita : saptanawa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*