Menu

Pastikan Prokes Berjalan Ketat, Gubernur Tinjau Pelabuhan dan Terminal Bungurasih

Gubernur memantau Kapal KMP Mila Utama, yang menangkut armada pembawa logistik. Tampak para sopir truk mengaku senang dengan kunjungan ini.

Surabaya, saptanawa.com – Untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di lokasi pintu masuknya masyarakat dari luar Jatim jelang Nataru. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau tempat-tempat trasportasi publik, yakni Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan Terminal Bungurasih, Sidoarjo, Jumat (24/12/2021).

Tinjauan pertama, Gubernur Khofifah didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Nyono, menuju ke pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Di sini, Gubernur memantau Kapal KMP Mila Utama, yang menangkut armada pembawa logistik. Tampak para sopir truk mengaku senang dengan kunjungan ini.

Tinjauan berikutnya, Gubernur Khofifah menuju ke Terminal Bungurasih Surabaya.  Gubernur memantau proses tes urin, serta vaksinasi yang dilakukan oleh para sopir bus, sebelum mengemudikan armadanya.

“Kalau Polres mengambil pada kedatangan, kalau Polda mengambil pada keberangkatan. Ini menjadi penting untuk bisa menjaga ketenangan para penumpang bahwa mereka ada didalam armada yang drivernya crean and clear,” ujar Gubernu.

Gubernur Khofifah memberikan dukungan sepenuhnya, proses ikhtiar yang dilakukan oleh Kepolisian, dengan menggelar tes urine bagi para sopir bus, sebelum mereka mengemudikan armadanya ke daerah lain.

“Ada proses yang harus kita lakukan kehati hatian jangan sampai kemudian ada yang terkonfirmasi drug-user (pengguna obat obat terlarang), kemudian mereka mengendarai dan ada penumpang, inikan membahayakan gitu,” imbuh Khofifah.

Sehingga menurut Khofifah, aspek keamanan dan kenyamanan menjadi bagian penting. Kesiap siagaan tersebut, telah dilakukan oleh semua lini, mulai dari TNI, Polri, maupun Dinas Perhubungan, untuk bisa menjaga Nataru ini dalam pelayanan yang baik.

“Baik kita tadi di pelabuhan Tanjung Perak, dan sekarang di Termninal Bungurasih, kita melihat ada proses vaksinasi juga ada tes urine disini,” tutur dia.

Sementara itu, Yefri Meidison, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuturkan, persiapan kita untuk posko kita sudah mulai tanggal 17 Desember akan berakhir pada tanggal 4 Januari. Untuk armada kita di Tanjung perak kita siapkan 40 kapal, dari beberapa operator.

“Saat ini peningkatan penumpang dibanding tahun kemarin sudah 72 persen, secara global kedatangan baru 20 persen dan keberangkatan 37 persen,” ujarnya.

Diprediksi kenaikan jumlah penumpang¬† maupun kedatangan terjadi pada tanggal 24 hingga 31 Desember 2021. Hingga saat ini, jumlah penumpang terbanyak, baik kedatangan maupun keberangkatan dari dan ke Makassar. “Untuk pengetatan sesuai arahan dari bapak Presiden kemudian kita juga membantu menyiapkan tempat vaksin, antigen dan PCR,” ungkapnya. (dev/ns)

Sumber Berita : saptanawa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*