Menu

Pameran pernikahan “Pahargyan Adat Budaya” di gelar di Surabaya

Surabaya (ANTARA) – Pameran pernikahan bertajuk “Pahargyan Adat Budaya” yang berlangsung di Grand Ballrom Hotel JW Marriot Surabaya, pada 13-14 November diikuti oleh 28 vendor, mulai dari wedding organizer, fotografer, wedding cake, hingga tata rias dan busana pernikahan.

“Wedding showcase ini merupakan sambungan dari acara pameran pernikahan kami di 2020 yang mana traditional adat Jawa menjadi highlight. Dengan mengangkat tema yang lebih luas yakni Adat Budaya Nusantara, kami ingin memperlihatkan dan memberitahukan kepada publik bahwa hotel kami telah seratus persen siap menerima tamu dengan new normal set up capacity dan prokes ketat,” ujar Maya Murbaningtrat Director of Events Sales Hotel JW Marriott Surabaya, Sabtu.

Pada pameran kali ini, Hotel JW Marriott Surabaya berkolaborasi dengan Himpunan Perusahaan Penata Acara Pernikahan Indonesia (Hastana) Jawa Timur, termasuk beberapa perancang busana kenamaan yang tergabung Hastana untuk menampilkan koleksi busana pengantin tradisional adat Nusantara.

“Untuk konsepnya ada adat Jawa, Sunda, Padang, Madura, Bali, Makassar, Palembang dan banyak lagi, dengan mengusung adat Nusantara, perhelatan ini akan dinantikan oleh masyarakat yang ingin tahu adat dan budaya Nusantara”, ungkap Mazarso Ketua Hastana Jawa Timur.

Selain itu, Hastana Jawa Timur ingin memberikan kemudahan berupa one stop shopping dengan digelarnya pameran pernikahan ini. Sehingga, para calon pengantin yang ingin menyelenggarakan pesta pernikahannya di JW Marriott Surabaya, dapat memperoleh gambaran mengenai vendor-vendor pernikahan terbaik.

“Ini salah satu tempat, dimana nanti para tamu yang datang bisa bebas memilih, mau konsep seperti apa, mau acara seperti apa, nanti kita padukan disini,” imbuhnya.

“Pahargyan Adat Budaya” ┬áhari pertama (13/11) menampilkan Parade Show Pengantin Nusantara dari adat Padang Kota Gadang, Bali, Sunda serta Makassar sedangkan hari kedua (14/11) akan menampilkan Adat Lampung, Madura, Solo dan Palembang.

“Untuk target, 500 pengunjung selama dua hari, dan kami berharap agar masyarakat dapat melihat kita, dari lokasi kita sudah bagus, brand image juga sudah bagus dan untuk vendor-vendor yang dibawa Hastana juga sudah terseleksi dengan baik”. ujar Maya.



Sumber Berita : saptanawa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*