Menu

Ketua PWI Jatim: Media Massa Berperan Perangi Kabar Hoax yang Menyerbu Medsos

Surabaya – HARIAN BANGSA

Media massa mempunyai tugas berat untuk memerangi kabar hoax yang beredar tak terkendali melalui media sosial.

Karenanya, dia acap menyosialisasikan bahwa media massa sangat berbeda dengan media sosial, dengan harapan masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada media massa, sebagai pusat referensi terpercaya. “Tak bosan-bosan, saya menyosialisasikan media massa tidaklah sama dengan medsos, karena media massa terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Ketua PWI Jatim Ainur Rohim saat memberikan sambutan, dalam acara tasyakuran ulang tahun ke-20 HARIAN BANGSA, di Kantor HARIAN BANGSA, Jl Gayung Sari IX/5, Selasa (3/03/2020).

Kat dia, tantangan media massa saat ini sangat besar, karena masyarakat mulai mengandalkan medsos untuk memperoleh informasi. Padahal, berita bohong, fitnah, tendensius, yang biasa disebut hoax bertebaran tak terkendali di medsos. Padahal, media massa begitu teratur, bahkan untuk kesalahan pun ada mekanisme ralat maupun hak jawab, namum masyarakat tetap saja memilih medsos.

Ketika dia ditanya, bagaimana memertahankan media cetak di era sekarang? “Jawabnya hanyalah kerja keras dan doa. Jika ditanya, kerja keras seperti apa? Sulit sekali untuk dijabarkan, pokoknya kerja keras. Ini menunjukkan betapa kerasnya media massa bersaing melawan medsos,” tegas dia. “Selalu saya sampaikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa referensi terpercaya adalah media massa, bukan medsos,” tambah dia.

Sumber Berita : saptanawa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*