Menu

Gencar Benahi Birokrasi, Bupati Muhdlor Terima Anugerah Pemimpin Perubahan dari KemenPAN-RB

Total ada empat penghargaan yang diraih oleh Pemkab Sidoarjo, yakni penghargaan Zona Integritas Menuju WBBM yang diraih Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo dan Kecamatan Sukodono, serta penghargaan Zona Integritas menuju WBK yang diraih Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo.

Sidoarjo, saptanawa.com – Berbagai upaya perbaikan di tubuh birokrasi Pemkab Sidoarjo yang digeber Bupati Ahmad Muhdlor Ali diapresiasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Apresiasi itu berupa penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Total ada empat penghargaan yang diraih oleh Pemkab Sidoarjo, yakni penghargaan Zona Integritas Menuju WBBM yang diraih Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo dan Kecamatan Sukodono, serta penghargaan Zona Integritas menuju WBK yang diraih Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo.

Satu penghargaan juga diberikan kepada Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, yaitu Anugerah Pemimpin Perubahan tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia. Dalam kategori ini, Bupati Muhdlor merupakan satu-satunya bupati/walikota yang memperoleh penghargaan tersebut.

”Pemimpin Perubahan” dari Kementerian PAN-RB ini didasarkan pada pemimpin di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang berhasil membangun zona integritas secara masif serta berhasil menggelorakan semangat perubahan.

Dua penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, di Hotel Artotel Suites Mangkuluhur, Jakarta,  Senin (20/12). Sedangkan dua penghargaan lainnya diserahkan simbolis melalui Sekda Sidoarjo Achmad Zaini di Pendapa Delta Wibawa Sidoarjo.

“Tentu penghargaan bukan hal yang utama, tetapi ini menjadi sinyal bahwa Sidoarjo terus berbenah. Kita mencoba move on, bertransformasi, dengan pelayanan yang lebih cepat dan tulus, dan tentu saja semua dilandasi oleh tata kelola pemerintahan yang baik, good governance, yang bersih dan akuntabel,” cetus Bupati Ahmad Muhdlor Ali.

Bupati Muhdlor menegaskan, upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan juga terus dilakukan. Terutama dalam memperbaiki alur birokrasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat seperti RSUD dan Dispendukcapil. Meski demikian, dia menyadari bahwa belum semuanya bisa pada tahap yang ideal.

RSUD dan Dispendukcapil Sidoarjo menerima penghargaan KemenPAN-RB yang diserahkan di Pendapa Delta Wibawa, Senin (20/12).

”Masih banyak pekerjaan rumah. Tapi yang jelas kita ini harus ’mesra’. Kita terapkan filosofi ’mesra’. Apa itu? Melayani Masyarakat dengan Sukarela. Jangan ada lagi birokrasi di Sidoarjo yang diminta tolong masyarakat malah marah-marah, malah cari cara untuk pungli. Sudah bukan zamannya,” ujar Gus Muhdlor, sapaan akrab Ahmad Muhdlor Ali.

Diketahui, WBK adalah predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam mengimplementasikan enam area perubahan program reformasi birokrasi serta telah mampu mencegah terjadinya korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Enam perubahan itu, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen sumber daya manusia, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.

Adapun WBBM predikat yang diberikan kepada unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam mengimplementasikan enam area perubahan program reformasi birokrasi serta telah mampu mencegah KKN dan bisa memberikan pelayanan prima. (sta/ns)

Sumber Berita : saptanawa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*