Menu

Buat Penyuluhan Daring dan Bagikan Masker Batik Papua, KKN Untag  Surabaya Bikin Bangga

“Tidak mudah memang karena ada keterbatasan tidak boleh berkerumun dan harus menjaga jarak. Sosialisasi protokol kesehatan itu pun akhirnya saya lakukan dengan sistem daring,”ujar Ade Fitri.

SURABAYA, HARIANBANGSA.net – Selama pandemi Covid-19, semua sektor dituntut untuk berinovasi dalam melakukan kegiatannya. Tak terkecuali ketika mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dituntut untuk tetap melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di tempat tinggal masing-masing.

KKN juga harus dilakukan dengan kratif dan inovatif. Meski demikian, pesan yang ingin disampaikan agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan harus sampai, dipahami dan dilaksanakan.

“Tidak mudah memang karena ada keterbatasan tidak boleh berkerumun dan harus menjaga jarak. Sosialisasi protokol kesehatan itu pun akhirnya saya lakukan dengan sistem daring,”ujar Ade Fitri Iriani Limalol, mahasiswa program studi Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada HARIANBANGSA.net, Rabu (6/1).

Kampanye pencegahan dan penanganan Covid-19 sasaranya ialah remaja dan orang tua di Klademak II RT 003/ RW 003 Kelurahan Klaligi, Kecamatan Sorong Manoi, Kota Sorong selama 12 hari mulai tanggal 15 – 30 Desember 2020 lalu. Di bawah arahan dosen pembimbing lapangan Michella Beatrix,S.T.,M.T., terus memberi arahan apa yang harus dilakukan agar KKN tepat sasaran dan bisa dipahami masyarakat.

“Awalnya kita survei dulu apa kebutuhan dan tingkat pengetahuan masyarakat di lingkungan saya tetang Covid.  Sudah barang tentu koordinasi dengan RT setempat karena penyuluhan akan kita lakukan secara daring supaya tidak terjadi kerumunan yang bisa mengakibatkan penularan Covid,”ujar Ade menjelaskan.

Pemasangan sepanduk untuk selalu mengingatkan masyarakat agar patuh protokol kesehatan.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian masker bergambar batik khas Papua dan hand sanitizer sambil diberi contoh pengenaan masker, hand sanitizer dan cuci tangan yang benar seperti apa.

“Motif batik Papua cantik sekali. KKN Untag bikin bangga kita. Masker dan hand sanitizernya berguna sekali buat dipakai ke gereja. Pemasangan spanduk di depan kompleks bagus sekali. Sekarang banyak anak-anak cowok yang tak lagi berkumpul di pos depan. Terima kasih banyak mahasiswa Untag Surabaya,” ujar Ibu Agu  selaku warga Klademak. (*/ns)

Sumber Berita : saptanawa.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*